Anak Biasa (Part 4)

Willy tak bergeming seakan tak mendengar apa-apa. Pandangannya masih tertuju ke sebrang meja dimana gadis kelas 2G tersebut duduk. Seperempat detik sebelum Flory membentaknya lagi...

"Ya Flory"

"Willy lagi mikir apa??", tanya Flory polos. Sepertinya Flory tidak mengetahui Willy kemana pandangan Willy tadi.

"Gak mikir apa-apa ko. Bengong doank", jawab Willy seadanya.

"Ada Flory disini ko Willy malah bengong sih?"

Willy diam 'tak menjawab.

"Mending ajak ngomong cewenya nih", lanjut Flory.

"Oh oke", Willy mulai bicara lagi.

"Flory apa kabar?Sehat?"

"Ah, basi deh", jawab Flory malas.

"Hihihi, abis apa donk?", Willy malah balik nanya.

Flory belum sempat menjawab ketika bel masuk berbunyi kembali. Tapi mereka berdua tidak langsung masuk ke kelas. Siswa-siswa yang ada di kantin juga masih menikmati makanan&minuman mereka masing-masing, hanya saja dengan kecepatan yang berbeda dengan sebelum bel berbunyi. Setelah menghabiskan jusnya, Willy dan Flory berjalan meninggalkan kantin. Mereka melewati kelas Willy, tapi Willy tidak berbelok masuk ke kelasnya melainkan mengantarkan Flory sampai ke kelasnya.

"Daagh, Flory"

"Dagh juga, Illy", balas Flory dengan nada sok imut.

Willy langsung menuju kelasnya dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Kira-kira satu setengah jam kemudian, jam istirahat siang pun tiba. Setelah shalat Zuhur Willy kembali mengajak Flory makan siang. Mereka pun ke kantin lagi. Suasana kantin kini lebih ramai dan pengap dari pada tadi karena banyaknya siswa yang mengantri untuk membeli makan siang. Maklumlah berhubung kantin di sekolah Willy hanya ada satu.10 menit kemudian Willy dan Flory sudah mendapat meja dan hidangan masing-masing. Willy dengan ketopraknya dan Flory dengan nasi+ayam gorengnya.

"Slamat makaaan", celetuk Willy.

Mereka pun mulai menikmati hidangannya masing-masing di tengah hiruk-pikuk kantin siang itu, bersama udara yang pengap seakan kadar oksigen di udara tinggal sedikit.

"Ko ga bengong lagi?", sindir Flory ketika Willy hendak membuka mulut untuk mengajaknya ngobrol.

"Sial, keduluan...", Willy pura-pura kesal."Critanya nyindir nih???"

"hahaha... kesel tuh keduluan."

"nggak sih, byasa aja", Willy ngeles."Nanti Flory pulang ama siapa?"

"Gak tau, mungkin sendiri. Biasanya kalo ga bareng Willy juga sendiri"

Sore itu Willy tidak bisa pulang bareng Fllory karena ada jadwal latian rutin basket.

"Ya mungkin aja kali ini ada barengannya. Willy kan khawatir kalo Flory pulang sendiri."

"Hmm, mulai deh. Belajar ngegombal dari mana?", ledek Flory."Biasanya juga biasa aja."

"Ih beneran, ko Flory ga percaya gitu sih.", Willy memasang wajah sedih.

"Iya iya percaya kok. Makasi ya udah khawatirin Flory", Flory berkata sambil tersenyum dan memegang tangan Willy.

Di saat yang bersamaan, di kejauhan Willy melihat sosok siswi manis dari kelas 2G itu. Pandangan Willy kembali tertuju padanya yang sedang berjalan memasuki kantin.

"Willy!!!", Flory hampir berteriak kemudian langsung berbalik badan dan melihat ke arah pandangan Willy tertuju tadi. Flory tidak menemukan apa-apa di sana. Hanya segerombolan anak kelas satu yang sedang duduk berbincang-bincang di meja dekat pintu masuk kantin.

Dua kali sudah Willy kepergok memandang ke arah yang 'tak jelas. Flory pun mulai curiga.

"Willy ngebengongin apa?", tanya Flory.

"Willy gak bengong, Flory", jawab Willy. "Willy lagi mikir..."

"Terus mikir apa?"

"Willy mikir, gimana kalo Willy gak ketemu Flory. Mungkin sekarang Willy cuma makan sendiri, gak ada yang nemenin, gak punya banyak temen kaya sekarang, gak punya wawasan yang kaya sekarang.", Willy berhasil mengalihkan apa yang Flory curigakan.

"Ya ampun, ko sampe segitunya. Flory juga sama kok. Kalo gak sama-sama Willy mungkin skarang Flory lagi di kelas, duduk ngelamun gak jelas."

"Flory jangan ninggalin Willy ya."

"iya Willy, Insya Allah Flory akan selalu ada buat Willy."

Sebelum pembicaraan berlanjut, bel masuk berbunyi.

"Yaudah, cepetan yuk makannya. Flory jangan sampe ga habis lho makannya."

Flory melanjutkan makan dan Willy baru saja selesai. Selagi Flory konsentrasi menghabiskan nasi+ayam gorengnya, Willy mencari-cari kemanakah perginya siswi kelas 2G tadi. Willy tidak menemukannya di sudut manapun.

Selesai menghabiskan hidangannya, Flory memandangi Willy yang sedang celingak-celinguk...

bersambung

0 comments: